Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Mr w
Kamis, 01 Januari 2026, Januari 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-01T14:26:40Z

Abaikan Keselamatan Pengguna jalan, Pematangan Lahan di Taman Raya Batam Center Picu Kecelakaan

 


Batam, investigasi. Info — Aktivitas pematangan lahan di kawasan Taman Raya, Batam Center, tepatnya di ruas jalan dari Cikitsu menuju Botania 1, menuai keluhan serius dari warga dan pengguna jalan. Material tanah merah hasil pematangan lahan dilaporkan meluber ke badan jalan, terutama saat hujan, sehingga membuat permukaan jalan licin dan membahayakan keselamatan.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah pengendara dilaporkan terjatuh, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi. Warga menilai aktivitas pematangan lahan dilakukan tanpa pengamanan teknis yang memadai, sehingga berdampak langsung terhadap keselamatan publik.

Menurut keterangan warga, tanah yang masuk ke badan jalan berasal dari kegiatan pematangan lahan yang disebut-sebut akan digunakan untuk pembangunan ruko. Namun hingga saat ini, warga mengaku tidak melihat adanya papan proyek maupun informasi perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan izin lingkungan sebagaimana diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

“Sudah ada pengendara yang jatuh karena jalan licin tertutup tanah merah. Ini sangat berbahaya, apalagi saat hujan atau malam hari,” ujar salah satu warga.

Warga meminta dinas terkait, baik Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, maupun aparat pengawasan daerah, untuk segera turun ke lokasi melakukan pengecekan serta mengambil tindakan tegas. Mereka menilai pembiaran kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan berulang dan dapat menimbulkan korban lebih banyak.

Sesuai ketentuan, setiap kegiatan pematangan lahan dan rencana pembangunan bangunan gedung wajib memiliki izin lengkap, termasuk persetujuan lingkungan dan PBG. Aktivitas yang menimbulkan dampak langsung terhadap jalan umum dan lingkungan sekitar dapat dikenakan sanksi administratif hingga penghentian kegiatan.

Warga berharap pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban berikutnya untuk bertindak. Aktivitas pematangan lahan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dinilai sebagai bentuk kelalaian serius dan harus segera ditangani demi menjaga keselamatan serta ketertiban umum.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menelusuri pihak penanggung jawab kegiatan tersebut dan mengonfirmasi perizinan kepada instansi terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar