Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Rabu, 21 Januari 2026, Januari 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-21T07:45:09Z

Lestarikan Tradisi Sakral, "Bapiuk Gedang Batungku Jarang" Luhah Depati Intan Siulak Mukai Akan Gelar Kenduri Sko 24 Januari Mendatang

 




Investigasi.info ​KERINCI – Rabu 21 Januari 2026, Masyarakat adat Luhah Depati Intan Siulak Mukai tengah bersiap menyelenggarakan perhelatan budaya akbar bertajuk Kenduri Sko Manggien Depati Nenek Mamak. Acara sakral yang menjadi identitas kuat masyarakat Kabupaten Kerinci ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Lapangan Trides, Desa Tebing Tinggi.

Kenduri Sko merupakan upacara adat sakral yang bertujuan untuk syukuran (Manggien Depati Nenek Mamak) serta bentuk syukur atas berkah hasil bumi. Mengingat nilai kesakralannya, acara ini hanya dilaksanakan dalam kurun waktu paling singkat lima tahun sekali, menjadikannya momen yang sangat dinantikan oleh warga lokal maupun perantau.

​Salah satu aspek yang menonjol dalam kenduri Sko kali ini adalah skala penyembelihan hewan. Pihak panitia mengonfirmasi bahwa akan ada 12 ekor kerbau yang akan dipotong untuk keperluan acara. Hal ini melambangkan besarnya rasa syukur serta tanggung jawab sosial para pemangku adat dalam menjamu tamu dan masyarakat yang hadir.

​Ketua Panitia Kenduri Sko, Nasim Ruan, S.Pd, menyatakan bahwa progres persiapan telah berjalan sesuai rencana.

Ia menekankan pentingnya kerja sama tim mengingat besarny³a logistik yang harus dikelola, termasuk penanganan hewan ternak tersebut.

​"Persiapan kami saat ini sudah memasuki tahap pemantapan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur adat dan pemerintah desa di Tebing Tinggi untuk memastikan Lapangan Trides siap menampung ribuan massa.

Terkait pemotongan 12 ekor kerbau, ini adalah bagian dari tradisi yang harus kita jalankan dengan penuh ketelitian. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik agar esensi dari Kenduri Sko ini tetap terjaga dengan khidmat hingga hari H nanti," ujar Nasim Ruan, S.Pd.


​Bagi masyarakat Siulak Mukai, Kenduri Sko adalah ajang silaturahmi akbar. Kehadiran 12 ekor kerbau tersebut nantinya tidak hanya untuk ritual, tetapi juga akan dimasak dan dinikmati bersama dalam jamuan makan adat (kenduri), yang menyimbolkan semangat kebersamaan dan gotong royong antar-luhah.

​Saat ini, panitia terus melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan Pemerintah Kabupaten Kerinci guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan para tamu undangan yang diperkirakan akan memadati lokasi sejak pagi hari.
(wnd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar