Investigasi.info Kerinci – Sebagai wujud nyata dari komitmennya sebagai "Pejuang Petani", Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si, melakukan kunjungan kerja langsung ke Balai Benih Kentang Kayu Aro pada Senin (9/2/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan produksi bibit kentang berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan benih unggul bagi masyarakat, mulai dari proses awal di laboratorium kultur jaringan, tahap G0, G1, G2, hingga G3.
Bupati Monadi menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari dedikasinya untuk mengawal nasib para petani di Kerinci.
"Sesuai slogan kita sebagai Pejuang Petani, fokus utama saya adalah memastikan fondasi pertanian kita kuat. Itu dimulai dari benih. Jika bibit dasarnya sudah sesuai SOP dan berkualitas tinggi, maka hasil panen petani kita akan melimpah dan ekonomi keluarga mereka akan terangkat," tegas Bupati Monadi di sela peninjauan.
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTH) Kabupaten Kerinci, Radium Halis, menambahkan bahwa koordinasi teknis terus ditingkatkan sesuai instruksi Bupati.
"Fokus kami adalah menjaga kemurnian varietas dan kesehatan benih dari patogen, sehingga benih yang keluar benar-benar unggul," jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Benih Induk (BBI) Kayu Aro, Aprisal, menjelaskan kesiapan fasilitas teknis di lapangan.
"Kami menerapkan pengawasan ketat di setiap fase. Saat ini, seluruh fasilitas laboratorium dan screen house beroperasi penuh untuk memastikan ketersediaan benih G0 hingga G3 terpenuhi secara kontinu," ungkap Aprisal.
Ia juga menjelaskan Tahapan Produksi melalui proses sesuai SOP meliputi :
• Kultur Jaringan: Pemurnian bibit di laboratorium untuk hasil bebas virus.
• Benih G0 & G1: Penangkaran di rumah kasa (screen house) terkontrol.
• Benih G2 & G3: Fase perbanyakan akhir sebelum didistribusikan ke kelompok tani.
Dengan pengawasan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Monadi berkomitmen untuk meminimalisir peredaran bibit berkualitas rendah, sekaligus memperkuat posisi Kerinci sebagai lumbung kentang utama di Provinsi Jambi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar