Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-25T21:33:12Z
Berita kriminal Kepulauan Riau

KOMFLIK RUMAH TANGGA BERUJUNG MAUT


 Tanjungpinang investigasi.info 


KOMFLIK RUMAH TANGGA BERUJUNG MAUT 

" RESEDIVIS PEMBUNUHAN BERAKSI KEMBALI" 


Warga Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Blok Bougenvile 9, digegerkan dengan peristiwa pembunuhan yang diduga terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, bertepatan dengan azan Isya.


Seorang wanita bernama Harsalena (58), ibu rumah tangga, ditemukan tewas di dalam rumahnya.


Peristiwa tragis ini sontak membuat suasana perumahan mencekam. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar teriakan histeris dari anak korban.


Salah satu tetangga korban, Indra, mengungkapkan kronologi awal kejadian kepada investigasi.info Ia mengatakan, kecurigaan muncul setelah anak korban tidak menemukan ibunya di rumah saat waktu berbuka puasa.


“Awalnya istri saya dihubungi anak korban sekitar pukul 18.30 WIB. Dia baru pulang kerja dan mencari ibunya, tapi tidak ada di rumah. Lalu disuruh cek ke tetangga,” ujar Indra.


Menurutnya, anak korban sempat duduk di depan rumah dalam kondisi gelisah dan ketakutan. Istri Indra kemudian ikut membantu mencari dan mengecek keberadaan korban.


“Karena tidak ketemu, kami curiga. Cek CCTV tetangga depan rumah. Di situ terlihat korban sempat keluar, lalu masuk lagi, tapi tidak terlihat keluar lagi setelah itu,” jelasnya.


Kecurigaan semakin kuat ketika ditemukan bercak darah di dalam rumah korban, tepatnya di dekat meja dan sofa ruang tamu.

Tak lama kemudian, anak korban tiba-tiba berteriak histeris. Indra yang sedang makan langsung keluar rumah.


“Saya dengar anaknya teriak, katanya sudah dipukul. Saya tegur pelaku, karena dia pegang kayu. Saya bilang ini bulan puasa, lagi azan juga, turunkan kayunya,” ungkap Indra.


Namun, pelaku yang diduga merupakan suami korban justru mengaku telah menghabisi nyawa istrinya.


“Dia bilang langsung, ‘Ibu sudah saya bunuh, Pak Indra.’ Setelah itu saya langsung masuk rumah ambil handphone untuk menghubungi RT dan polisi,” katanya.


Tak berselang lama, warga mulai berdatangan. Aparat dari kepolisian, TNI, Satpol PP, serta Ketua RT setempat langsung menuju lokasi dan melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Untuk Diketahui, Pelaku Nasrun Dj baru enam bulan Bebas Bersyarat dari Lapas Umum Tanjungpinang Dengan Kasus Pembunuhan seorang janda yang Diduga Selingkuhan nya Pada Tahun 2017. Dengan Vonis Hakim 16 tahun Penjara. Namun Hukuman Penjara tidak membuat Nasrun menjadi pribadi yang lebih 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif pembunuhan maupun kondisi pelaku. Jenazah korban juga telah dievakuasi untuk kepentingan visum.


Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, terlebih terjadi di bulan suci Ramadan dan diduga melibatkan konflik rumah tangga yang berujung maut. Warga berharap pihak berwenang segera mengungkap motif serta memastikan proses hukum berjalan transparan. Yr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar