Bone,Investigasi-(7/1/2026) – Dunia akademik di Kabupaten Bone kembali tercoreng oleh kasus narkotika. Dua oknum dosen dari salah satu perguruan tinggi yang sama dilaporkan terjerat dugaan
penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua oknum dosen tersebut diamankan aparat penegak hukum dalam operasi terpisah yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dari tangan terduga pelaku, petugas
menemukan barang bukti yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu.
Kasus ini sontak mengundang perhatian publik, mengingat status terduga sebagai tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Aparat juga menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pihak kampus tempat kedua oknum mengajar dikabarkan tengah menunggu hasil proses hukum yang berjalan sebelum mengambil langkah atau sanksi internal. Manajemen kampus menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba serta menjaga marwah dunia pendidikan.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan narkotika di Kabupaten Bone, sekaligus menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba dapat
menjerat siapa saja, tanpa
memandang latar belakang profesi maupun status sosial.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Jurnalist"(Kul indah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar