Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Kaperwil Sumsel
Sabtu, 14 Maret 2026, Maret 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-14T11:41:13Z

Sosok Sekda Musi Banyuasin Drs Syafaruddin MSi Membangun kariernya Dari jenjang paling dasar hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten Muba




Investigasi. Info| Musi Banyuasin 


Nama Drs Syafaruddin MSi bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Lebih dari dua dekade mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN), kariernya terbangun dari jenjang paling dasar hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten Muba.


Lahir pada 23 April 1969 silam, Syafaruddin memulai karier sebagai abdi negara setelah resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 1 Maret 1997 dan menjadi PNS penuh pada 1 Juni 1998.


Sejak saat itu, perjalanan panjangnya di dunia birokrasi terus ditempa melalui berbagai jabatan struktural dan pengalaman lintas sektor, hingga Kamis (12/3/2026) dirinya secara resmi dilantik oleh Bupati Muba HM Toha Tohet SH menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Muba.


“Perjalanan panjang dalam birokrasi ini bagi saya adalah proses belajar yang tidak pernah selesai. Saya memulai dari jabatan yang sederhana, belajar memahami dinamika pelayanan publik, hingga akhirnya dipercaya memimpin beberapa perangkat daerah. Semua itu membentuk saya untuk terus bekerja dengan integritas dan tanggung jawab,” ungkap Suami Siti Fatimah itu.


Ia menegaskan, setiap amanah jabatan yang diberikan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.


“Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi besar. Tugas kita sebagai aparatur pemerintah adalah memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Jabatan hanyalah amanah, tetapi pengabdian kepada masyarakat harus selalu menjadi tujuan utama,” tegasnya.


Secara akademik, Syafaruddin mengawali pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah di Sumatera Selatan sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari STISIPOL Candradimuka pada tahun 1995. Komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dibuktikan dengan menempuh pendidikan magister dan berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Sjakhyakirti Palembang pada tahun 2022.


Karier birokrasi Syafaruddin dimulai dari jabatan struktural tingkat awal sebagai Kepala Seksi Bantuan Sosial pada 1999. Setahun kemudian ia dipercaya memimpin Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sebelum kembali menempati sejumlah posisi teknis seperti Kepala Seksi Sumber Daya Mineral pada awal 2000-an.


Pengalaman di bidang teknis dan administratif terus memperkaya rekam jejaknya. Pada 2006, ia dipercaya menjabat Kepala Sub Dinas Program dan Informasi. Tak lama berselang, ia diamanahkan menjadi Kepala Bagian Tata Usaha pada 2007 dan kemudian menjabat Sekretaris pada 2008.


“Kabupaten Muba memiliki potensi besar. Tugas kita sebagai aparatur Pemerintah adalah memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada masyarakat. Saya berkomitmen untuk terus bekerja, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan Muba,” tuturnya.


Momentum penting dalam kariernya terjadi pada 2010 ketika ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Muba. Kepercayaan tersebut menjadi titik awal perjalanan Syafaruddin memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah.


Pada 2012, ia kembali mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2015, Syafaruddin dipercaya memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebuah posisi strategis yang menuntut kemampuan manajerial dan koordinasi tinggi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Muba.


Kariernya semakin matang ketika pada 2016 ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Jabatan tersebut kembali dipercayakan kepadanya pada 2017, menunjukkan kepercayaan pimpinan daerah terhadap kapasitas kepemimpinannya dalam sektor pendidikan.


Pada 2018, Syafaruddin kembali mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Pengalaman lintas sektor tersebut memperkaya perspektifnya dalam mengelola berbagai bidang pemerintahan.


Seiring waktu, tanggung jawab yang diembannya semakin besar. Pada 2 Februari 2022, ia dipercaya menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, posisi yang memiliki peran penting dalam koordinasi administrasi pemerintahan daerah.


Selain itu, Syafaruddin juga sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Agustus 2025. Tidak hanya itu, pada November 2025 ia juga dipercaya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin.


Saat ini, Syafaruddin menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba sejak 11 Agustus 2025 dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c). Pangkat tersebut merupakan salah satu level tinggi dalam jenjang karier ASN yang menunjukkan pengalaman panjang dan kompetensi birokrasi yang matang.


“Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa pengabdian adalah hal yang paling utama. Jabatan bisa datang dan pergi, tetapi tanggung jawab kepada masyarakat harus tetap dijaga. Selama saya masih diberi kepercayaan, saya akan berusaha bekerja sebaik mungkin untuk kemajuan Muba,” tutup Syafaruddin. 


( Fric Musi Banyuasin.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar