Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Redaksi Investigasi
Rabu, 13 Mei 2026, Mei 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-13T05:42:18Z
Angkutan UmumBus ALSDPRD SumutInfrastruktur JalanJalan Tol Sei Rampah–PerbaunganKecelakaan BusKeselamatan TransportasiSumatera UtaraTimbul Jaya SibaraniUji KIR

Ketua Komisi D DPRD Sumut Desak Perbaikan Jalan Tol dan Evaluasi Bus Usai Rentetan Kecelakaan Maut

 
Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara, Timbul Jaya Sibarani. (Dok: Tim Timbul Jaya Sibarani)


Medan, investigasi.info -


Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara, Timbul Jaya Sibarani, menyoroti persoalan keselamatan transportasi menyusul terjadinya sejumlah kecelakaan bus yang merenggut korban jiwa dalam sepekan terakhir.


Ia meminta seluruh pihak, mulai dari pengelola jalan tol hingga operator angkutan umum, untuk lebih serius memperhatikan faktor keselamatan demi mencegah insiden serupa kembali terjadi.


Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi kecelakaan bus yang terjadi di ruas Jalan Tol Sei Rampah–Perbaungan (Sergi), sebelumnya terjadi kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Sumatera Selatan yang kembali menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan dan kelayakan armada angkutan umum.


Menurut Timbul, kondisi jalan tol yang saat ini masih dipenuhi sejumlah titik perbaikan berpotensi memicu kecelakaan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengemudi terbatas. Ia menilai pengelola jalan tol harus segera melakukan pembenahan secara menyeluruh agar pengguna jalan dapat merasa aman dan nyaman saat melintas.


“Kami melihat masih banyak titik perbaikan di jalan tol Medan menuju Perbaungan. Kondisi seperti ini tentu rawan menimbulkan kecelakaan, apalagi pada malam hari. Karena itu kami mendesak pengelola jalan tol agar segera melakukan pembenahan sehingga jalan benar-benar layak dan aman digunakan masyarakat,” ujar Timbul saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Selasa (12/5/2026).


Selain menyoroti kondisi jalan, politisi Partai Golkar tersebut juga meminta evaluasi terhadap armada bus dan kinerja para pengemudi. Ia menegaskan bahwa penyebab kecelakaan harus diusut secara menyeluruh, apakah berasal dari kerusakan kendaraan atau faktor kelalaian manusia.


“Kita harus melihat apakah kecelakaan ini disebabkan kondisi armada yang tidak layak atau ada human error dari pengemudi. Semua harus dievaluasi agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” katanya.


Timbul juga mengingatkan seluruh perusahaan otobus (PO) agar lebih berhati-hati dalam menjalankan operasional angkutan penumpang. Ia menilai keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dibanding mengejar target perjalanan.


Ia menekankan pentingnya pelaksanaan uji kelayakan kendaraan atau uji KIR secara berkala terhadap seluruh armada bus. Menurutnya, pengawasan rutin terhadap kondisi kendaraan sangat penting untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar aman digunakan di jalan raya.


“Uji KIR harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada bus yang tidak layak jalan tetapi tetap dipaksakan beroperasi. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.


Komisi D DPRD Sumut, lanjut Timbul, akan terus mendorong pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak pengelola jalan tol untuk meningkatkan pengawasan dan memperbaiki sarana transportasi di Sumatera Utara. Langkah tersebut dinilai penting guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang dalam beberapa waktu terakhir kerap menelan korban jiwa.


Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, baik dari sisi infrastruktur jalan maupun kualitas armada angkutan umum yang beroperasi di Sumatera Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar