Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Senin, 11 Mei 2026, Mei 11, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-11T07:21:14Z
BWS Sumatera VIDesa Koto LuaInfrastruktur KerinciKabupaten KerinciMukai SeberangPapan ProyekPembangunan DaerahProyek BronjongProyek Tanpa Papan NamaSiulak MukaiSungai Batang MeraoTransparansi Anggaran

Pengerjaan Bronjong Sungai Batang Merao Tanpa Papan Proyek, Warga Siulak Mukai Pertanyakan Transparansi

 



Kerinci, investigasi info – 


Pengerjaan bronjong di aliran Sungai Batang Merao, tepatnya di Desa Koto Lua dan Mukai Seberang, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut dilaksanakan tanpa adanya papan informasi proyek yang seharusnya memuat keterangan penting seperti sumber anggaran, nilai proyek, serta pihak pelaksana.


Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 12.25 WIB, terlihat aktivitas pengerjaan bronjong di sepanjang bantaran sungai. Namun, tidak ditemukan papan nama proyek yang biasanya menjadi bentuk transparansi kepada publik. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait siapa pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.


Warga setempat mengaku khawatir dengan minimnya keterbukaan informasi ini. Mereka menilai, proyek yang menyangkut kepentingan publik seharusnya dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan dan spekulasi.


“Seharusnya ada papan proyek, supaya jelas ini pekerjaan siapa dan dari mana anggarannya. Jangan sampai masyarakat dibiarkan bertanya-tanya,” ungkap salah seorang warga.

 

Tim media investigasi yang turun langsung ke lokasi juga tidak mendapatkan informasi jelas mengenai pelaksana kegiatan tersebut. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidakterbukaan dalam pelaksanaan proyek.


Masyarakat pun meminta kepada pihak terkait, khususnya Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI, untuk tidak menutup mata dan segera turun tangan meninjau langsung ke lapangan. Mereka berharap adanya penjelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman serta memastikan proyek berjalan sesuai aturan yang berlaku.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai proyek bronjong tersebut. Transparansi dan pengawasan diharapkan menjadi perhatian serius demi menjaga kepercayaan publik serta kualitas pembangunan di daerah.


(IE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar