Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Rabu, 20 Mei 2026, Mei 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-20T07:19:20Z
GalesongIdulAdhaKalennaBontongapePemerintahDesaPHBITakalar

Rapat Persiapan PHBI, Pemerintah Desa Kalenna Bontongape Siapkan Pemusatan Shalat Idul Adha dan Sasaran 40 Hewan Kurban

 

Takalar, Investigasi.info

Pemerintah Desa Kalenna Bontongape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menggelar rapat koordinasi Persiapan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) guna mematangkan rencana pelaksanaan ibadah dan tradisi kurban menyambut Hari Raya Idul Adha. Pertemuan ini membahas berbagai hal krusial, mulai dari penetapan hari pelaksanaan, teknis pelaksanaan shalat ied, hingga target jumlah hewan kurban yang diharapkan tahun ini.
 
Kepala Desa Kalenna Bontongape, Najahuddin Lewa, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya bersama jajaran perangkat desa dan pengurus PHBI telah menyepakati sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah rencana pemusatan pelaksanaan shalat Idul Adha. Jika cuaca mendukung, shalat ied direncanakan digabungkan di satu lokasi yaitu lapangan desa agar lebih menumbuhkan rasa kebersamaan warga. Namun, apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, pelaksanaan akan dibagi dan disebar di beberapa masjid yang telah disiapkan.
 
"Jadi sudah rapat terkait PHBI, kita bahas bagaimana nanti penempatan dan penetapan hari Idul Adha. Kemudian banyak diantaranya kita bahas juga terkait kurban, melihat pengalaman tahun-tahun lalu yang pernah kita lewati. Alhamdulillah dengan kesadaran masyarakat berkurban, jumlahnya diperkirakan sekitar kurang lebih 40 ekor. Mudah-mudahan di tahun ini juga banyak rezekinya, sehingga bisa lagi melanjutkan melaksanakan kurban di tahun ini insya Allah," ungkap Najahuddin Lewa saat memberikan keterangan.

 

Selain lokasi pelaksanaan, persiapan penyelenggaraan ibadah juga mencakup kesiapan petugas, termasuk para khatib yang akan bertugas. Pihak desa memastikan seluruh petugas yang terlibat telah dipersiapkan dengan matang agar rangkaian acara berjalan khidmat dan tertib.
 
"Terkait pembenahan tempat ibadah nanti insyaallah kita gabung di satu desa di lapangan kalau cuaca memungkinkan. Tapi kalau misalkan tidak memungkinkan, kita pakai nanti semua masjid. Kemudian kita persiapkan anak khatib yang kita pakai nanti di lebaran," tambahnya.
 
Lebih jauh, Najahuddin Lewa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kekompakan yang terjalin erat antara pemerintah desa, perangkat, dan seluruh pengurus PHBI sejak awal masa jabatan hingga saat ini. Menurutnya, momentum hari besar Islam selalu berhasil dijaga sebagai momen penguatan persatuan, toleransi, dan kerukunan antarwarga tanpa pernah ada gesekan.
 
"Alhamdulillah, selama ini kami atas nama Pemerintah Desa bersama dengan jajaran kami termasuk pengurus PHBI, mulai di awal masa jabatan kami sampai sekarang kita ada kekompakan. Enggak pernah selama ini ada masalah, kita bisa jaga toleransi dan bisa kita jadikan hari-hari besar Islam ini sebagai hari yang kita jadikan momen untuk kekompakan bersama-sama. Terima kasih kepada semua pihak yang selalu mendukung," tegas Najahuddin Lewa.
 
Ia berharap, semangat kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah Idul Adha dan tradisi berkurban ini terus terjaga, sekaligus menjadi bukti nyata kematangan masyarakat Desa Kalenna Bontongape dalam menjaga kerukunan dan nilai-nilai keagamaan.

liputan :(Kul indah)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar