Pasaman, Investigasi.info -
Di tengah badai efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal, pasangan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian membuktikan bahwa janji bukan sekadar retorika. Tanpa ragu dan tanpa menunggu lama, visi-misi di bidang kesehatan langsung diwujudkan melalui langkah nyata, cepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok Pasaman.
Dengan penuh kesungguhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman terus memperkuat implementasi Program Unggulan (Progul) Layanan Kesehatan (Yankes) Gratis, Ambulan SIGAP hingga Rumah Singgah persalinan dalam mewujudkan layanan kesehatan di Kabupaten Pasaman.
Memasuki satu tahun program unggulan dibawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian sejak diluncurkan pada Mei 2025, program ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suheri bersama Wakil Bupati Parulian untuk periode 2025–2030.
Program layanan kesehatan ini mencakup, memberikan layanan berobat gratis kepada seluruh masyarakat yang difasilitasi melalui Universal Health Coverage (UHC) dimana seluruh masyarakat sudah dijaminkan kesehatannya melalui BPJS Kesehatan sehingga berhak mendapatkan layanan kesehatan menyeluruh oleh pemerintah.
Selain itu, program ini juga memastikan masyarakat mendapatkan layanan Ambulance Gratis dari rumah ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sampai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sesuai dengan mekanisme rujukan yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.
Bukan itu saja, termasuk layanan Ambulance jenazah dari fasilitas kesehatan menuju rumah duka dan dari rumah duka ke Pemakaman tanpa mengeluarkan biaya maupun dana talangan.
Disampaikan oleh Yong Marzuhaili hingga Maret 2026, pelanan SIGAP menjemput pasien kerumah dan mengantar pasien ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) mencapai 280 pasien. Sedangkan mengantar pasien dari Puskesmas dan RS kerumah pasien mencapai 145 pasien.
Bukan itu saja, mengantar jenazah dari Puskesmas dan RS kerumah duka sebanyak 312 jenazah. Sedangkan mengantar jenazah dari rumah duka ke pandam pakuburan 134 jenazah. Jelas Yong Marzuhaili.
Ditegaskan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Yong Marzuhaili, Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian terus memperkuat sektor kesehatan melalui berbagai program unggulan yang berfokus pada kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Yong Marzuhaili menyampaikan, salah satu program prioritas yang menjadi perhatian masyarakat adalah layanan ambulans gratis bertajuk SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman).
Di jelaskan oleh Yong Marzuhaili, program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan cepat dan mudah bagi warga yang membutuhkan penanganan medis.
Ia menyampaikan, melalui program SIGAP, masyarakat dapat memanfaatkan layanan penjemputan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan, pengantaran pasien rujukan antar rumah sakit, pemulangan pasien usai menjalani perawatan, hingga layanan pengantaran jenazah dari fasilitas kesehatan ke rumah duka maupun lokasi pemakaman.
Sejak diluncurkan pada tahun 2025, layanan SIGAP telah beroperasi di 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi. Terang Yong Marzuhaili.
Yong Marzuhaili menjelaskan, untuk mempermudah pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman juga menyediakan layanan kontak cepat melalui nomor 0822-99-6000-40.
Selain ambulans gratis, program unggulan lain yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman adalah layanan berobat gratis bagi masyarakat.
Saat ini, Kabupaten Pasaman telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah.
Fasilitas layanan kesehatan tersebut meliputi RSUD Tuanku Imam Bonjol, RSUD Tuanku Rao, serta RS Ibnu Sina.
Menariknya, sejumlah puskesmas di Pasaman juga tetap memberikan pelayanan medis kepada warga meski belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Jika pasien membutuhkan perawatan lanjutan atau rujukan, proses pengurusan administrasi BPJS akan turut dibantu oleh pihak fasilitas kesehatan.
Terpisah, Bupati Pasaman Welly Suhery juga mengatakan, program kesehatan tersebut merupakan realisasi dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berpihak kepada masyarakat.
“Program ini adalah bentuk komitmen kami agar seluruh masyarakat Pasaman mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjangkau,” ujar Welly.
Tak hanya itu, Pemkab Pasaman juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit daerah, khususnya di RSUD Tuanku Imam Bonjol sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut.
RSUD Tuanku Imam Bonjol kini menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, salah satunya layanan Si Cantik (Situasi Cepat, Aman, Nyaman, Tepat Waktu, Inovatif dan Kekeluargaan).
Program ini menjadi upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, nyaman, dan humanis bagi pasien.
Selain itu, rumah sakit tersebut juga telah meraih akreditasi paripurna sebagai bukti komitmen dalam menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Tidak hanya fokus pada pelayanan umum, RSUD Tuanku Imam Bonjol juga menyediakan layanan poliklinik jiwa guna memenuhi kebutuhan layanan kesehatan mental masyarakat Kabupaten Pasaman.
Untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pihak rumah sakit terus melakukan pembenahan internal, mulai dari pengembangan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas tenaga medis, hingga penyediaan ambulans yang siaga mendukung layanan rujukan cepat.
Bupati Welly menegaskan, seluruh program kesehatan yang dijalankan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman.
“Untuk Anda kami ada, dengan ikhlas kami bekerja, satu senyum untuk semua,” tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar