Medan, investigasi.info -
Dugaan peredaran uang palsu kembali meresahkan pedagang kecil di Kota Medan. Kali ini, seorang ibu penjaga warung di kawasan Medan Veteran, Pasar 5, menjadi korban dalam sebuah transaksi yang terekam kamera CCTV.
Menurut keterangan warga, peristiwa itu terjadi saat korban sedang berjualan seperti biasa. Dua orang pria datang, satu menunggu di atas sepeda motor, sementara satu lainnya turun dan membeli sejumlah rokok dalam jumlah cukup banyak.
Tanpa menaruh curiga, korban menerima pembayaran menggunakan uang pecahan besar sebanyak dua ratus ribu. Bagi pedagang kecil, kehadiran pembeli dengan belanja cukup banyak tentu menjadi hal yang disambut baik.
Namun, setelah transaksi selesai, pelaku langsung pergi dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian, korban baru menyadari adanya kejanggalan pada uang yang diterima dan diduga merupakan uang palsu.
Kondisi tersebut membuat korban mengalami kerugian, terlebih karena usaha kecil seperti warung sangat bergantung pada perputaran uang harian.
Korban berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti kejadian ini dan menangkap pelaku, agar tidak ada lagi pedagang lain yang mengalami hal serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pedagang, khususnya usaha kecil, untuk lebih teliti saat menerima pembayaran, terutama dengan pecahan besar. Di sisi lain, masyarakat juga berharap aparat dapat meningkatkan pengawasan terhadap peredaran uang palsu yang meresahkan.
Warga pun mengimbau agar informasi ini disebarluaskan sebagai bentuk kewaspadaan bersama, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sumber : medandaily.my.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar