Aceh Timur, Investigasi.info –
Untuk meringankan beban masyarakat miskin di lima desa' dalam kecamatan Nurussalam. Kabupaten Aceh Timur, gusyik Gampong Keude Bagok 2 bersama masyarakat nya melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada momentum Hari Raya Idul adha dengan total 5 ekor lembu dan 3 ekor kambing, kamis tanggal 10 Zulhijjah 1447H ataupun pada tanggal 27 mai 2026.di halaman meunasah Gampong Keude Bagok 2 kecamatan Nurussalam.
Hewan qurban yang disembelih terdiri dari 5 ekor lembu dengan harga per ekor mencapai Rp21 juta, serta 3 ekor kambing dengan harga pembelian sekitar Rp3,5 juta per ekor. Dengan demikian, total nilai hewan qurban di Meunasah Gampong Keude Bagok Dua tahun ini mencapai sekitar Rp115,5 juta.
Menurut Tgk. H. Muhammad Ali selaku Panitia pelaksanaan qurban . Yang mengkoordinir kegiatan penyembelihan qurban langsung di pimpin oleh Keuchik (Geuchik) Gampong Keude Bagok Dua, Tgk. H. Muhammad Ali, yang juga bertindak sebagai ketua panitia qurban Hari Raya Iduladha di gampong tersebut.
Proses penyembelihan hewan qurban dilaksanakan di halaman meunasah Gampong Keude Bagok Dua dengan melibatkan masyarakat setempat secara gotong royong. Seluruh hewan qurban tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat yang dikoordinir langsung oleh gusyik Gampong Keude Bagok 2 yaitu seorang ulama muda yang merupakan alumni Dayah mudi mesra Samalanga.
Daging qurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di lima gampong, yakni Gampong Keude Bagok 1, Gampong Keude Bagok 2, Matang Seuleumak, Asan Tanjong, dan Kuala Bagok.
Khusus pembagian daging qurban di Gampong Keude Bagok Dua diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Sementara untuk masyarakat di Gampong Keude Bagok 1, Asan Tanjong, Matang Seuleumak, dan Kuala Bagok, pembagian diprioritaskan kepada warga miskin serta masyarakat kurang mampu.
Geuchik Gampong Keude Bagok Dua, Tgk. H. Muhammad Ali, menyampaikan bahwa pelaksanaan qurban ini menjadi bentuk kepedulian sosial dan semangat kebersamaan masyarakat dalam berbagi keberkahan Iduladha kepada sesama, khususnya warga yang membutuhkan.
Semangat gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan qurban tersebut diharapkan terus terjaga sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga semakin kuat dari tahun ke tahun.
(Tarmizi pwdpi Aceh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar