Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Redaksi Investigasi
Senin, 01 Juni 2026, Juni 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-01T07:55:39Z
ASNBupati Asri Ludin TambunanDeli SerdangForkopimdaHari Lahir Pancasila 2026Ideologi PancasilaKORPRILubuk PakamPancasila Pemersatu BangsaSK PensiunTNI PolriUpacara Pancasila

Bupati Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia



Lubuk Pakam, Investigasi.info -

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Senin ( 1 juni 2026).


Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, sebagai momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.


Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS, Ketua TP PKK Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi beserta Ketua Bhayangkari Polresta Deli Serdang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, jajaran pejabat pemerintah daerah, ASN, TNI, Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, Pramuka, serta berbagai elemen masyarakat.


Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara Indonesia, tetapi juga menjadi panduan moral dan sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan berkeadilan.


Dalam amanat yang dibacakan pada upacara tersebut, ditegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, arus globalisasi, serta dinamika geopolitik dunia yang terus berubah, Pancasila menjadi benteng ideologi bangsa yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Pancasila hadir sebagai perekat yang menyatukan seluruh perbedaan tersebut dalam bingkai persatuan dan kesatuan. Nilai gotong royong, toleransi, musyawarah, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap kemanusiaan menjadi fondasi kuat dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaulat.


Bupati Deli Serdang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh masyarakat untuk kembali menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga dari berbagai persoalan internal seperti penyebaran informasi yang tidak benar, polarisasi sosial, radikalisme, serta menurunnya semangat persatuan di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penguatan ideologi Pancasila menjadi sangat penting agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai perubahan global.


Kehadiran unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat dalam upacara tersebut menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa. 


Semangat kebersamaan yang tercermin dalam peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila masih hidup dan terus menjadi pedoman dalam pembangunan daerah maupun nasional.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga toleransi, meningkatkan semangat gotong royong, serta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.


Dengan semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” Kabupaten Deli Serdang berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, makmur, dan damai, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.


Pada rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahaan surat keputusan (SK) pensiun, penyerahaan dana sosial korps pegawai Republik indonesia (korpri).


Penyerahaan surat keputusan hukuman displin berupa pemberhentian dengan hornat tidak atas permintaan sendiri kepada aparatur sipil negara (ASN).

  

Atas nana Adi saputra, operator layanan operasional di unit kerja UPT satuan pendidikan formal SDN 105285 Tandam hilir I kecanatan hamparan perak.


Penyerahan surat keputusan hukuman displin berupa pembebasan dari jabatan nya menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan kepada Wagino Spd,Mpd.Penelaah Teknis kebijakan bagian kesejahteraan rakyat sekretaris daerah kabupaten deli serdang.



(Romson nainggolan, Amd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar