Istri korban penganiayaan Bahar bin Smith, Fitri Yulita (40), mengungkap dampak yang dialami keluarganya setelah peristiwa tersebut terjadi.
Ia mengatakan, kondisi ekonomi keluarganya terguncang sejak kejadian itu.
Pasalnya, selain harus menanggung biaya pengobatan, suaminya juga kehilangan pekerjaan.
“Dampaknya ke keluarga kami luar biasa. Suami kehilangan kerjaan, biaya sehari-hari jadi keteter. Saya sampai harus berutang ke sana-sini,” ujar Fitri saat ditemui di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/3/2026).
Karena dipukuli dan dikeroyok, RIda harus menjalani perawatan medis di dua rumah sakit.
Selain itu, motor milik suaminya yang biasa digunakan untuk bekerja hingga kini masih ditahan sebagai barang bukti.
“Motor itu dipakai buat kerja sehari-hari. Sampai sekarang belum keluar,” ujar dia.
Fitri menyebut Bahar bin Smith sempat menawarkan bantuan biaya pengobatan. Namun, hingga saat ini keluarga korban masih menanggung seluruh biaya secara mandiri.
"Jadi kalau biaya pengobatan atau apa nanti akan di-cover sama dia, akan ada, tapi sampai hari ini belum ada," jelas dia.
Maka dari itu, ia berharap proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya dan semua pihak, termasuk Bahar bin Smith untuk bersikap kooperatif.
Menurut dia, dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.
Sumber : Kompas.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar