Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Redaksi Investigasi
Rabu, 04 Maret 2026, Maret 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-04T04:36:24Z
Barang buktiDampak ekonomiKasus kriminal selebritiKerugian fisik dan finansialKooperatif terhadap hukumKorban penganiayaan

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith: Anggota Banser Kehilangan Mata Pencaharian dan Terjerat Utang


Tanggerang Selatan, investigasi.info

Istri korban penganiayaan Bahar bin Smith, Fitri Yulita (40), mengungkap dampak yang dialami keluarganya setelah peristiwa tersebut terjadi.

Ia mengatakan, kondisi ekonomi keluarganya terguncang sejak kejadian itu.
Pasalnya, selain harus menanggung biaya pengobatan, suaminya juga kehilangan pekerjaan. 

“Dampaknya ke keluarga kami luar biasa. Suami kehilangan kerjaan, biaya sehari-hari jadi keteter. Saya sampai harus berutang ke sana-sini,” ujar Fitri saat ditemui di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/3/2026).

Karena dipukuli dan dikeroyok, RIda harus menjalani perawatan medis di dua rumah sakit.

"Biaya pengobatan kami tanggung sendiri, tidak ditanggung BPJS. Sudah puluhan juta karena dirawat di dua rumah sakit, di RSUD kota dan RSUD kabupaten,” kata dia.

Selain itu, motor milik suaminya yang biasa digunakan untuk bekerja hingga kini masih ditahan sebagai barang bukti.

“Motor itu dipakai buat kerja sehari-hari. Sampai sekarang belum keluar,” ujar dia.

Fitri menyebut Bahar bin Smith sempat menawarkan bantuan biaya pengobatan. Namun, hingga saat ini keluarga korban masih menanggung seluruh biaya secara mandiri. 

"Jadi kalau biaya pengobatan atau apa nanti akan di-cover sama dia, akan ada, tapi sampai hari ini belum ada," jelas dia. 

Maka dari itu, ia berharap proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya dan semua pihak, termasuk Bahar bin Smith untuk bersikap kooperatif.

Menurut dia, dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.

“Kalau memaafkan sebagai manusia mungkin iya. Tapi untuk proses hukum, silakan dilanjut. Kami minta tetap kooperatif dan jalani prosesnya," ucap dia.

Sumber : Kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar