Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Rabu, 25 Maret 2026, Maret 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-26T02:13:24Z
Batamkecelakaan tambangkelalaian reklamasikeselamatan lingkunganlubang bekas tambangNongsapascatambangremaja tewasSambautambang pasirtambang terbengkalaitenggelamUU Minerba

Remaja Tewas di Lubang Tambang Terbengkalai di Sambau, Kelalaian Reklamasi Disorot


Batam, investigasi.info

Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lubang bekas tambang pasir di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (25/3/2026).

Korban yang masih berusia belasan tahun itu diduga terpeleset saat berada di tepi kubangan bekas galian tambang yang telah berubah menjadi kolam dengan kedalaman cukup tinggi dan air keruh.

Menurut keterangan warga, lokasi tersebut tidak dilengkapi pagar pengaman maupun tanda peringatan. Selama ini, area bekas tambang itu kerap dijadikan tempat bermain oleh anak-anak dan remaja.

Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, keterbatasan alat keselamatan serta kondisi air yang dalam membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Warga kemudian melakukan pencarian secara manual hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat setempat. Warga menilai keberadaan lubang bekas tambang yang tidak direklamasi dan dibiarkan terbuka menjadi ancaman serius bagi keselamatan.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, setiap perusahaan tambang diwajibkan melakukan reklamasi dan mengamankan area bekas galian.

Kewajiban tersebut meliputi penutupan atau pengamanan lubang tambang, pemulihan fungsi lahan, serta perlindungan terhadap masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas korban maupun pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan lokasi bekas tambang tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menutup lubang-lubang bekas tambang yang berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar