Bekasi, investigasi.info -
Kereta Commuter Line (KRL) tujuan Bekasi dilaporkan tertabrak oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi. Peristiwa itu terjadi di area Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam, tepatnya pukul 20:53 WIB.
Dari pantauan di lokasi kejadian, insiden itu menyebabkan kerusakan parah dan suasana panik di lokasi.
Menurut keterangan saksi mata, insiden bermula ketika sebuah mobil mogok di perlintasan dekat stasiun sekitar pukul 20:00 WIB, sehingga KRL terpaksa berhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Sekitar lima menit kemudian, kereta tersebut tiba-tiba bergerak sendiri sebelum akhirnya ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Akibat benturan keras, gerbong khusus wanita yang terletak di bagian paling belakang rangkaian KRL mengalami kerusakan hebat hingga ringsek. Bahkan, kepala kereta jarak jauh diketahui hampir menembus setengah bagian dari gerbong tersebut. Banyak penumpang dilaporkan terjepit di dalam kabin yang rusak, sementara teriakan dan suara bising terdengar jelas di seluruh area kejadian.
Beberapa korban yang mengalami luka parah telah ditaruh di area mushala sementara menunggu bantuan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berjalan dengan penuh kesigapan. Sejumlah petugas dari berbagai instansi, termasuk tim penyelamat dan medis, terlihat sibuk bekerja sama untuk mengevakuasi korban dan menangani situasi di lapangan. Lampu sorot menyala terang menerangi area yang dipenuhi puing-puing dan kerusakan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka secara rinci. PT Kereta Api Indonesia (KAI) maupun pihak terkait juga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan dan kronologi lengkap kejadian.
Akibat insiden ini, jalur rel di sekitar Stasiun Bekasi Timur sementara tidak dapat digunakan, yang berpotensi menyebabkan gangguan pada layanan perjalanan kereta api lainnya, baik jarak jauh maupun commuter line.
CINEWS.ID akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru seiring dengan adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar