Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Rabu, 10 Juni 2026, Juni 10, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-11T02:48:47Z
Berpikir KritisDr FeraFerawati AzisJenepontoMAN JenepontoPelajar JenepontoPendidikan KarakterProf Maksud HakimRuang Edukasi Pelajar BerargumentSMAN 9 Jeneponto

Dr. Fera Buka Ruang Argumentasi, Pelajar Jeneponto Gagas Penguatan Karakter Pendidikan

Jeneponto, Investigasi.info -

Wadah baru bagi pelajar Jeneponto untuk mengasah kemampuan berpikir kritis resmi diluncurkan. “Ruang Edukasi Pelajar Berargument with Dr. Fera” menggelar pertemuan perdana 6/6 26. di THE PREMIERE, Jeneponto.

Kegiatan ini diikuti perwakilan pelajar dari tiga sekolah, yakni SMAN 9 Jeneponto, SMKN 1 Jeneponto, dan MAN Jeneponto. Setiap sekolah mengirimkan 2 orang pelajar terbaiknya sebagai narasumber berargument. Peserta Ruang Edukasi Pelajar Berargument

MAN Kab.Jeneponto
1. Abuzar Akghifary Nu Is
2. Salsabilah Nadihsarti
SMAM 9 Jeneponto
1. RAIHAN WIRA WICAKSANA
2. NURASMA ISLAMIA MT
SMKN 1 JENEPO TO
1. NINING
2. RIANTI AISYAH JUFRI

*Hadir sebagai Narasumber Utama, Prof. Dr. H. Maksud Hakim, S.E.,S.Pd., M M yang mana ruang Edukasi Pelajar  Berargument yg gagas oleh Dr Ferawati Azis,M.Pd salah satu wadah yang mengisnpiratif pelajar Pelajar lain untuk berani beragument memberikan materi sekaligus mengarahkan jalannya diskusi dan argumen peserta. Kegiatan dipandu langsung oleh Dr. Fera sebagai inisiator program.

Pada edisi perdana ini, tema yang diangkat adalah “Penguatan Karakter Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Para pelajar secara bergiliran menyampaikan ide, gagasan, dan argumentasinya terkait pentingnya karakter dalam mendongkrak mutu pendidikan di Jeneponto.

“Pelajar harus berani menyampaikan pikiran. Ruang ini kami buat agar anak Jeneponto tidak hanya pintar di kelas, tapi juga kritis, berani bicara, dan punya solusi,” ujar Dr. Fera di sela kegiatan.

Prof. Dr. H. Maksud Hakim mengapresiasi keberanian para pelajar. “Argumentasi mereka tajam dan relevan. Ini bukti kalau pelajar Jeneponto punya potensi besar asal diberi panggung yang tepat,” ungkapnya.

Salah satu peserta dari MAN Jeneponto, Ahmad_, mengaku senang bisa terlibat. “Biasanya cuma dengar ceramah. Di sini kami ditantang mikir dan ngomong. Deg-degan tapi menantang ” tuturnya

Tim manajemen Ruang Edukasi memastikan kegiatan ini akan diselenggarakan secara berkelanjutan dengan tema yang berbeda setiap pertemuan. Tujuannya adalah membentuk pelajar Jeneponto yang kritis, solutif, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Kegiatan edisi perdana ini turut didokumentasikan sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan program selanjutnya. Sekolah lain di Jeneponto akan diundang secara bergiliran pada pertemuan berikutnya.

Jurnalis: (Kul indah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar