Investigasi.info KERINCI – Situasi arus lalu lintas di kawasan Pasar Siulak Gedang terpantau ramai lancar, namun tetap terkendali pada hari ke Dua Puluh Tujuh Ramadan 1447 Hijriah, M Selasa (17/3/2026). Meski terjadi peningkatan volume kendaraan roda dua dan minibus, aktivitas masyarakat di pusat keramaian tersebut dipastikan berjalan aman dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Menyikapi dinamika aktivitas warga selama bulan suci, Kapolsubsektor Siulak, IPDA Amdani Suyitno, S.Pd, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pihaknya telah menginstruksikan penguatan patroli sinergi bersama personel Polsek Gunung Kerinci, terutama pada jam-jam rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama saat melintasi area pasar yang padat pejalan kaki. Hal ini sangat penting guna menjaga keselamatan bersama di jalan raya," ujar IPDA Amdani Suyitno saat memberikan keterangan di lokasi.
Selain aspek lalu lintas, IPDA Amdani juga memberikan penekanan khusus terkait potensi tindak kriminalitas yang kerap meningkat di pusat keramaian selama Ramadan. Masyarakat diminta untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap barang bawaan berharga agar tidak memancing aksi kejahatan.
Lebih lanjut, Kapolsubsektor mengajak warga untuk berperan proaktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan. Jika ditemukan aktivitas atau oknum yang mencurigakan, masyarakat diimbau segera melapor melalui Call Center 110 atau mendatangi langsung Pos Subsektor Siulak dan Polsek Gunung Kerinci.
"Mari kita jaga kekhusyukan bulan suci Ramadan ini dengan tetap waspada dan tertib berlalu lintas. Semoga wilayah hukum Polsek Gunung Kerinci tetap kondusif," pungkasnya.
Langkah preventif yang diambil oleh Subsektor Siulak dan Polsek Gunung Kerinci ini merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu selama bulan suci Ramadan 1447 H. IPDA Amdani Suyitno menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar untuk mengatur lalu lintas, melainkan untuk memberikan rasa aman (thumaninah) bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa maupun aktivitas ekonomi di pasar tradisional.
"Fokus kami adalah memastikan bahwa masyarakat di wilayah Kerinci Mudik, khususnya di sekitar Siulak Gedang, dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir akan gangguan kamtibmas seperti aksi copet, jambret, maupun balap liar yang biasanya marak di sore hari menjelang berbuka," tambah IPDA Amdani.
Selain patroli di titik keramaian pasar, pihak kepolisian juga berencana meningkatkan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan pemuda setempat untuk memantau keamanan di area pemukiman dan tempat ibadah. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kekosongan rumah saat warga melaksanakan salat Tarawih di masjid.
Menutup keterangannya, Kapolsubsektor mengapresiasi kerja sama warga yang sejauh ini telah menjaga ketertiban. "Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama. Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, kita optimis wilayah hukum Polsek Gunung Kerinci akan tetap dalam situasi yang kondusif, aman, dan penuh keberkahan hingga hari raya Idul Fitri mendatang," ungkapnya
(wnd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar