Deli Serdang, investigasi.info -
Sebanyak enam korban berhasil ditemukan dalam bencana tanah longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/4/2026). Lima orang dilaporkan meninggal dunia, satu lainnya mengalami luka-luka, serta sedikitnya delapan unit rumah atau pondok wisata mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material longsor.
Lima korban meninggal di antaranya Kelima korban meninggal dunia masing-masing bernama Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Beru Ginting (49), dan Jamilah Beru Ginting (48). Sedangkan korban luka yakni Sehat Br Taringan (65).
Personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan membawa berbagai peralatan pendukung, mulai dari kendaraan angkut personel, alat pelindung diri, peralatan manual, hingga perlengkapan evakuasi.
Dalam proses evakuasi, tim berhasil mengevakuasi seluruh korban. Korban luka telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, sementara seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Pancur Batu untuk penanganan lebih lanjut.
Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan. Delapan unit rumah dan pondok wisata dilaporkan rusak berat setelah tertimbun material tanah.
Upaya evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas pencarian, mengingat kondisi medan yang cukup menantang. Hingga kini, personel Brimob masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses pembersihan material longsor guna mempercepat pemulihan akses di area terdampak.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menyampaikan, seluruh personel berupaya maksimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi bencana.
“Kami berkomitmen untuk melakukan evakuasi dan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah rawan longsor. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Sumber : sumutcyber.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar