Komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan berhasil mengungkap dua kasus menonjol tindak pidana narkotika di wilayah Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan.
Dari pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan lima orang tersangka serta menyita barang bukti narkotika jenis ganja dan sabu dalam jumlah besar.Rabu /17/06/2026/.
Pada kasus pertama, Satresnarkoba Polresta Tanjung Pinang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ganja dengan mengamankan tiga tersangka berinisial (RS)(42), RR (33), dan YM (35).
Pengungkapan bermula pada Sabtu, 6 Juni 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, saat petugas mengamankan tersangka RS di kawasan Jalan Kijang Lama, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjung Pinang Timur.
Dari tangan tersangka ditemukan 25 paket ganja dengan berat bersih 50,82 gram.Hasil pengembangan mengarah kepada tersangka (RR) yang diamankan pada Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah rumah kos di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.
Dari tersangka RR, petugas menyita dua paket ganja dengan berat bersih 1.100,46 gram.
Selanjutnya, pada hari yang sama sekitar pukul 08.00 WIB, petugas kembali berhasil mengamankan tersangka (YM) di wilayah Tanjung Pinang Timur.
Dari tersangka ditemukan tiga paket ganja dengan berat bersih 3.701,77 gram.
Berdasarkan hasil dari pemeriksaan, diketahui bahwa ganja tersebut diperoleh tersangka YM dari seseorang berinisial UC di wilayah Pangkalan Susu, Sumatera Utara.
Narkotika tersebut dibawa ke Tanjung Pinang melalui jalur darat dan laut untuk diedarkan.Total barang bukti ganja yang berhasil diamankan dalam kasus ini mencapai 4.853,05 gram atau sekitar 4,8 kilogram.
Sementara itu, pada kasus kedua, Satresnarkoba Polresta Tanjung Pinang berhasil mengungkap upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dengan mengamankan dua tersangka berinisial BA 49 dan HS 26.
Pengungkapan dilakukan pada Minggu, 14 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah ruko yang berada di Jalan Aisyah Sulaiman, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga paket sabu dengan berat bersih 2.973,54 gram.
Kasat Resnarkoba Polresta Tanjung Pinang AKP Lajun Siado Sianturi, S.I.K menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa sabu tersebut dibawa oleh tersangka HS dari Malaysia menuju Kijang melalui jalur laut menggunakan kapal ikan.
Selanjutnya, tersangka HS dijemput oleh BA dan rencananya narkotika tersebut akan dibawa ke daerah Jambi atas arahan seorang berinisial UD yang saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Kedua tersangka dijanjikan upah sebesar Rp50 juta untuk setiap paket sabu yang berhasil diantarkan ke tujuan”, terangnya
Kasat Resnarkoba Polresta Tanjung Pinang AKP Lajun Siado Sianturi, S.I.K menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan dua kasus besar ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang menjadi ancaman bagi generasi bangsa.
Selain mengamankan para tersangka dan barang bukti, Satresnarkoba Polresta Tanjung Pinang juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pihak-pihak lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.
Para tersangka saat ini telah diamankan di Mapolresta Tanjung Pinang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
(Hadi Sunarto)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar