Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan nama Tanjung Pinang, yang dikenal sebagai Kota Gurindam, sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi hingga level internasional.
Dua atlet yang sukses naik ke podium tertinggi itu adalah Zendra (18) dan Haifa. Keduanya tampil impresif sepanjang pertandingan dan berhasil mengalahkan lawan-lawannya di partai final untuk mengamankan medali emas di kelas masing-masing.
Pelatih Camp Renger Paikter Tanjung Pinang, Sony, mengaku bangga atas pencapaian para atlet binaannya.
“Saya sangat bangga dengan anak-anak didik saya. Mereka sudah membuktikan kualitasnya dan membawa nama baik Kota Gurindam ini ke tingkat internasional,” ujar Sony.
Meski berhasil mengharumkan nama daerah, Sony menilai perkembangan olahraga tinju di Tanjung Pinang masih membutuhkan perhatian yang lebih besar, khususnya dalam hal pembinaan atlet dan penyediaan fasilitas latihan yang memadai.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan nyata agar cabang olahraga tinju mampu berkembang lebih baik dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, bahkan Indonesia.
Selain fokus membina atlet yang ada, Camp Renjer juga berkomitmen untuk terus menjaring bibit-bibit muda berbakat dari berbagai wilayah di Tanjung Pinang agar memiliki kesempatan mengembangkan potensi di dunia tinju.
“Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap olahraga boxing. Ke depan, kami ingin terus mencari dan membina bakat-bakat muda agar mampu bersaing, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di ajang internasional,” kata Sony.
Prestasi yang diraih Zendra dan Haifa diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanjung Pinang untuk terus berprestasi di bidang olahraga. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, atlet daerah mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.
(Hadi Sunarto)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar