Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Minggu, 05 Juli 2026, Juli 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-06T02:25:49Z
Bupati MonadiGroundbreaking RSUD KerinciGubernur Jambi Al HarisPelayanan Kesehatan KerinciRSUD Kabupaten KerinciRSUD Tipe C Kerinci

Gubernur Al Haris Didampingi Bupati Monadi Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci


Kerinci, investigasi.info  – 
Sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci bersiap memasuki babak baru. Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang menandai dimulainya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci. Prosesi sakral ini dipusatkan di kawasan pusat perkantoran Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, pada Minggu (5/7/2026).

​Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dari komitmen kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadirkan fasilitas medis yang representatif. Kehadiran rumah sakit ini dirancang untuk menjawab keluhan klasik masyarakat terkait keterbatasan akses kesehatan, sekaligus menjadi solusi demi menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, cepat, mudah diakses, dan merata hingga ke pelosok daerah.


​Momentum bersejarah ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Zainal Efendi, S.P., M.Si., jajaran unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan yang memadati lokasi acara.
​Dalam sambutannya yang penuh rasa syukur, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan RSUD di Bukit Tengah ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan sinergi batin antara pemerintah daerah dan masyarakat. Bagi Pemkab Kerinci, pemenuhan hak kesehatan masyarakat adalah salah satu prioritas pembangunan yang tidak bisa ditawar.

​"Hari ini adalah momentum yang sangat bersejarah sekaligus mengharukan bagi Kabupaten Kerinci. Kehadiran RSUD yang representatif di pusat pelayanan publik Bukit Tengah ini adalah impian lama masyarakat yang akhirnya mulai kita realisasikan bersama. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Bapak Gubernur Al Haris, atas dukungan anggaran dan komitmen penuhnya terhadap kemajuan bumi Sakti Alam Kerinci," ujar Bupati Monadi dengan penuh optimisme.

​Bupati Monadi menambahkan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremonial pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah bukti nyata kehadiran negara dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat untuk memotong jarak birokrasi dan akses geografis demi meningkatkan derajat kesehatan warga.

​Senada dengan Bupati, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus berkomitmen mendorong pemerataan infrastruktur pelayanan publik di seluruh kabupaten/kota, khususnya di wilayah barat Provinsi Jambi seperti Kerinci dan Sungai Penuh. Gubernur menilai, jarak geografis Kerinci yang cukup jauh dari ibu kota provinsi sering kali menjadi kendala utama dalam penanganan medis darurat.

​"Pembangunan rumah sakit ini adalah jawaban konkrit untuk memperpendek jarak dan waktu akses pelayanan kesehatan masyarakat. Kita tidak ingin lagi mendengar ada warga Kerinci yang kesulitan mendapatkan penanganan medis intensif atau harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah hanya untuk berobat. RSUD ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang cepat, lengkap, modern, dan tentunya berkualitas," tegas Gubernur Al Haris di hadapan awak media.

​Melalui proyek pembangunan skala besar ini, RSUD Kabupaten Kerinci yang semula berstatus Tipe D akan ditingkatkan statusnya dan naik kelas menjadi RSUD Tipe C. Kenaikan status ini diikuti dengan peningkatan signifikan pada fasilitas medis, kapasitas tempat tidur, serta ketersediaan poliklinik spesialis.

​Nantinya, RSUD Kabupaten Kerinci diproyeksikan memiliki berbagai layanan medis unggulan yang selama ini sulit diakses di tingkat regional. Beberapa fasilitas modern yang akan dihadirkan antara lain pusat pelayanan jantung, unit hemodialisis (cuci darah), fasilitas kemoterapi untuk penderita kanker, hingga peralatan radiologi mutakhir. Dengan demikian, sistem rujukan kesehatan di wilayah Kerinci dan sekitarnya akan menjadi jauh lebih kuat dan mandiri.
​Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Irwandri, S.E., M.M., menyatakan dukungan penuh dari pihak legislatif terhadap proyek strategis daerah ini. DPRD memastikan akan terus mengawal jalannya pembangunan, baik dari sisi pengawasan anggaran maupun ketepatan waktu pengerjaan.

​"Kami berharap seluruh pihak, termasuk kontraktor pelaksana dan dinas terkait, bekerja secara profesional agar pembangunan ini selesai tepat waktu sesuai jadwal yang direncanakan. Masyarakat sudah sangat mendambakan rumah sakit ini dapat segera beroperasi," tutur Irwandri.

​Guna mengimbangi masifnya pembangunan infrastruktur fisik tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci bergerak cepat menetapkan langkah antisipatif terkait kebutuhan operasional. Pemkab berkomitmen untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni secara paralel. 

Rekrutmen, pelatihan, serta pemenuhan kuota dokter spesialis dan tenaga medis penunjang akan digenjot selama masa konstruksi. Langkah ini diambil agar begitu gedung rumah sakit rampung, seluruh alat kesehatan dan ruang perawatan bisa langsung dioperasikan secara optimal tanpa kendala kekurangan personel.
​Berdasarkan timeline perencanaan, proyek pembangunan fisik RSUD Kabupaten Kerinci ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026. Selanjutnya, fase instalasi alat kesehatan modern, uji coba sistem (commissioning test), dan pemindahan manajemen akan dilakukan secara bertahap, sehingga rumah sakit siap membuka pelayanan penuh bagi masyarakat luas pada awal tahun 2027.
Ketika deru mesin konstruksi mulai bekerja dan batu pertama telah tertanam di tanah Bukit Tengah, ada harapan besar yang ikut dipancangkan oleh seluruh masyarakat Sakti Alam Kerinci.

RSUD ini bukan sekadar bangunan megah bercat putih dengan deretan bangsal medis, melainkan simbol runtuhnya dinding keterbatasan akses kesehatan yang selama bertahun-tahun membebani warga.

​Dengan sinergi kokoh antara Pemprov Jambi dan Pemkab Kerinci, impian tentang fasilitas medis di mana "semua orang, tanpa memandang latar belakang, bisa mendapatkan kesembuhan dengan cepat dan layak" kini bukan lagi angan-angan di atas kertas. RSUD Tipe C Kerinci bersiap berdiri tegak sebagai benteng pertahanan kesehatan utama, mengukir sejarah baru pelayanan publik yang humanis, dan menjadi warisan terbaik bagi generasi mendatang di atas tanah paling barat Provinsi Jambi ini.


(wnd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar