Iklan

DAFTAR WARTAWAN DISINI oleh redaksi investigasi
Selasa, 30 Juni 2026, Juni 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-30T09:47:49Z
Bapenda Kabupaten MajalengkaMobil Pajak Keliling MajalengkaPajak Bumi dan Bangunan (PBB)Pelayanan Jemput Bola PajakPendapatan Asli Daerah (PAD)Target PBB Majalengka 2026

Optimalkan PAD Sektor PBB Bapenda Majalengka Gencarkan Layanan Mobil Pajak Keliling ke tingkat Kecamatan Hingga Desa


Majalengka, Investigasi.info

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Bumi Perkotaan . Salah satu strategi utama yang konsisten dijalankan adalah metode "jemput bola" melalui pengoperasian Mobil Pajak Keliling.


Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menjelaskan bahwa armada khusus ini bergerak aktif setiap hari menyisir desa-desa yang tersebar di 26 kecamatan di wilayah Kabupaten Majalengka.


​"Mobil keliling ini merupakan salah satu program inovasi unggulan dari Bapenda demi memberikan pelayanan prima bagi wajib pajak. Tidak hanya terjadwal ke desa-desa, layanan mobil pajak keliling ini juga sengaja dihadirkan pada momen-momen kegiatan kemasyarakatan yang banyak mengundang massa," ujarnya, Selasa (30/6/2026).


Menurutnya, kehadiran unit pelayanan yang bergerak ini terbukti sangat efektif memangkas jarak dan waktu. Melalui integrasi operasional teknologi di dalam mobil, warga kini dapat dengan mudah memenuhi kewajiban perpajakan mereka tanpa harus datang langsung ke kantor pusat Bapenda.


Hingga pertengahan Juni 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB tercatat mencapai Rp18.549 miliar.


​Angka tersebut setara dengan 29,84% dari total target capaian PBB yang ditetapkan tahun ini, yaitu sebesar Rp.62,3 miliar.


Dari total 330 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka, tercatat sudah ada 16 desa yang berhasil melunasi kewajiban PBB mereka secara 100%.


​"Kami sangat mengapresiasi 16 desa yang sudah lunas PBB lebih awal. Ini menjadi contoh yang sangat baik bagi desa-desa lainnya di Majalengka agar bisa segera menyusul," ujar Rachmat Gunandar.


Pihak Bapenda optimistis, dengan sisa waktu yang ada serta dukungan optimalisasi layanan keliling ini, target Rp.62,3 miliar dapat terealisasi sepenuhnya sebelum jatuh tempo. Warga pun diimbau untuk segera melunasi PBB demi lancarnya pembangunan daerah di Kabupaten Majalengka.


​Inovasi jemput bola ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat, salah satunya disampaikan oleh warga Kecamatan Lemahsugih yang memanfaatkan layanan tersebut.


​"Saya sangat terbantu dengan adanya mobil pajak keliling ini. Biasanya kalau mau bayar PBB harus meluangkan waktu khusus untuk jalan jauh ke kota atau kecamatan terdekat.


Sekarang, karena mobilnya langsung datang ke wilayah kami, prosesnya jadi sangat cepat, dekat, dan praktis. Semoga pelayanan ini terus berkelanjutan dan rutin datang," ungkap Deni warga setempat saat ditemui di lokasi pelayanan.


​Melalui kemudahan aksesibilitas yang ditawarkan oleh Mobil Pajak Keliling ini, Bapenda Kabupaten Majalengka berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu terus meningkat, sehingga target proyeksi PAD untuk pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.


Kabiro (Hendar.s) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar